Site icon MediaViral24

Aneurisma Berry, Ancaman Senyap Pada Pembuluh Darah Otak

Aneurisma Berry

Aneurisma Berry, Ancaman Senyap Pada Pembuluh Darah Otak

Aneurisma Berry Adalah Salah Satu Jenis Aneurisma Otak Bentuknya Menyerupai Buah Beri Kecil Yang Menonjol Pada Dinding Pembuluh Darah. Kondisi ini terjadi ketika dinding arteri di otak melemah, lalu membentuk kantong kecil yang berisi darah. Meski sering kali tidak menimbulkan gejala, aneurisma berry dapat menjadi sangat berbahaya jika pecah dan menyebabkan perdarahan di otak.

Memahami Aneurisma Berry penting karena kondisi ini kerap di sebut sebagai “silent killer” atau ancaman senyap. Banyak orang tidak menyadari keberadaannya sampai terjadi komplikasi serius.

Aneurisma Berry, juga di kenal sebagai aneurisma sakular, biasanya terbentuk di percabangan arteri besar di dasar otak. Khususnya pada area yang di sebut lingkaran Willis (Circle of Willis). Bentuknya bulat kecil dengan leher sempit yang menempel pada arteri.

Ukuran aneurisma dapat bervariasi, mulai dari beberapa milimeter hingga lebih dari satu sentimeter. Semakin besar ukurannya, semakin tinggi risiko untuk pecah. Namun, aneurisma kecil pun tetap berisiko, terutama jika terdapat faktor pemicu tertentu.

Penyebab dan Faktor Risiko Aneurisma Berry

Penyebab pasti aneurisma berry belum sepenuhnya dipahami, tetapi kondisi ini sering dikaitkan dengan kelemahan bawaan pada dinding pembuluh darah. Selain faktor genetik, beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya aneurisma antara lain:

Wanita juga di laporkan memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria, terutama setelah usia 40 tahun.

Gejala Aneurisma Berry

Sebagian besar aneurisma berry tidak menimbulkan gejala selama belum pecah. Kondisi juga ini sering di temukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan pencitraan otak untuk keperluan lain.

Namun, jika aneurisma membesar, dapat muncul gejala seperti:

Gejala paling serius terjadi saat aneurisma pecah, yang menyebabkan perdarahan subaraknoid. Tanda-tandanya meliputi:

Pecahnya aneurisma merupakan kondisi darurat medis yang memerlukan penanganan segera.

Komplikasi yang Mungkin Terjadi

Ketika aneurisma berry pecah, darah mengalir ke ruang di sekitar otak dan dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak. Komplikasi serius yang bisa muncul antara lain:

Tingkat kematian akibat pecahnya aneurisma cukup tinggi, dan juga banyak penyintas mengalami gangguan neurologis jangka panjang.

Jika seseorang mengalami gejala perdarahan subaraknoid, CT scan biasanya menjadi pemeriksaan pertama untuk mendeteksi perdarahan. Angiografi membantu menentukan lokasi dan ukuran aneurisma secara lebih detail.

Pengobatan Aneurisma Berry

Penanganan aneurisma bergantung pada ukuran, lokasi, dan risiko pecahnya. Untuk aneurisma kecil yang belum pecah, dokter mungkin hanya melakukan pemantauan rutin dan mengontrol faktor risiko seperti tekanan darah.

Jika risiko pecah tinggi, prosedur medis dapat di lakukan, seperti:

Kedua prosedur ini bertujuan mencegah pecahnya aneurisma atau menghentikan perdarahan jika sudah terjadi.

Pencegahan dan Gaya Hidup Sehat

Meski tidak semua aneurisma dapat dicegah, risiko dapat dikurangi dengan:

Bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga aneurisma otak, pemeriksaan rutin mungkin disarankan.

Aneurisma berry adalah kondisi serius yang sering kali tidak menunjukkan gejala hingga terjadi komplikasi berat. Meski kecil dan tampak sepele, kantong kecil pada pembuluh darah otak ini dapat membawa risiko besar jika pecah.

Exit mobile version